Selasa, 12 Oktober 2010

Optimalisasi Bukan Asal Pilih-Pilih Strategi !

By Irhamuddin | At Selasa, Oktober 12, 2010 | Label : | 0 Comments

Optimalisasi harus diawali dengan mengkaji sisa usulan kegiatan yang belum terdanai dari tahun sebelumnya.

Optimalisasi itu jangan semata-mata diartikan memilih salah satu dari enam strategi yang ada dalam Petujuk Teknis Optimalisasi Tahapan Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan (PTO Optimalisasi). Optimalisasi harus diawali dengan mengkaji usulan kegiatan yang tidak terdanai dari tahun sebelumnya. Demikian diungkapkan Lendi Wibowo, Spesialis Kelembagaan Lokal PNPM Mandiri Perdesaan, di Jakarta, Rabu (3/2).


"Masyarakat harus memulainya dengan melihat kembali data dan fakta perencanaan kegiatan tahun sebelumnya, termasuk mengkaji apakah masih ada usulan tidak terdanai mulai dari MAD III, MAD II, MD II dan seterusnya. Dari sinilah strategi optimalisasi dapat ditentukan, " ungkap Lendi.

MAD III adalah Musyawarah Antar Desa Penetapan Usulan, sedangkan MAD II adalah MAD Prioritas Usulan dan MD II adalah Musyawarah Desa Prioritas Usulan. Di sejumlah lokasi, Musyawarah Desa biasa disebut Musdes.

Menurut Lendi, bila berdasarkan pengkajian ternyata masih terdapat sisa usulan kegiatan yang tidak terdanai pada MAD III tahun sebelumnya, berarti masyarakat dapat menerapkan strategi pertama, yakni Strategi Pemanfaatan Hasil MAD III. Dalam hal ini, optimalisasi akan menjawab kebutuhan atau mengakomodir usulan kegiatan yang tidak terdanai dari MAD III tahun sebelumnya.

Usulan yang dimaksud disini adalah usulan-usulan kegiatan masyarakat yang sudah memiliki Desain dan RAB yang telah disetujui Faskab Teknik, namun belum terdanai, baik oleh dana BLM, ADD, P2SPP, program lain, maupun musrenbang (APBD). "Sebelum menetapkan strategi ini, harus dipastikan, pengkajian tersebut disertai validasi kelayakan proses usulan terhadap hasil MAD III tersebut oleh FK melibatkan Tim Verifikasi, " imbuhnya.

BLM adalah Bantuan Langsung untuk Masyarakat, merupakan sebutan bagi alokasi dana yang disalurkan melalui PNPM Mandiri Perdesaan langsung ke rekening masyarakat. Sedangkan ADD adalah Alokasi Dana Desa, P2SPP adalah Program Pengembangan Sistem Pembangunan Partisipatif.

Dijelaskan Lendi, proses validasi yang dilakukan harus bersifat teknis dan konfirmatif langsung kepada masyarakat, melalui Musyawarah Desa (MD Validasi dan Konfirmasi). Setelah itu, FK mengajukan rekomendasi hasil validasi kepada Faskab, kemudian Faskab melakukan review dan memberikan rekomendasi.

PTO Optimalisasi secara gamblang menjelaskan, jika sebuah usulan kegiatan terbukti dibiayai program lainnya maka usulan tersebut harus dibatalkan. Apabila usulan dimaksud tidak lulus proses validasi teknis dan konfirmatif karena alasan RAB dan Desain, maka usulan tersebut diperlakukan sebagai usulan hasil MAD II. "Kalau usulan kegiatan dimaksud tidak lolos validasi teknis dan konfirmatif, maka usulan itu harus dibahas dalam MD Perencanaan, " paparnya.

Demikian seterusnya. Tahapan pelaksanaan yang dilakukan dapat merujuk pada PTO Optimalisasi. Untuk stretegi pertama, misalnya, dalam PTO Optimalisasi tahapanya adalah a) MAD Sosialisasi; b) MD/ Musdes Validasi dan Konfirmasi; c) Pelatihan Pelaku; d) Review RAB/Desain; e) MAD Penetapan Usulan; dan f) MD Informasi. Demikian pula untuk tahapan pelaksanaan strategi lain, tersaji dalam PTO Optimalisasi.

Bila masih terdapat sisa dana BLM, maka proses dapat dilanjutkan dengan melakukan pengkajian terhadap usulan tidak terdanai dari perencanaan-perencanaan masyarakat sebelumnya, MAD II, MD II dan seterusnya. "Kondisi ini sangat dipengaruhi alasan yang ditemukan hasil validasi teknis dan konfirmatif sebelumnya, " pungkas Lendi. (im)

Selasa, 06 Juli 2010

PAGI.. PAGI... PAGI

By Irhamuddin | At Selasa, Juli 06, 2010 | Label : | 0 Comments

Dengan ucapan selamat pagi ini, tentu akan melengkapi koleksi dan bisa membantu anda mengucapkan kata-kata mesra selamat pagi kepada teman, pacar, sahabat, atau yang lain.

Kumpulan kalimat puisi selamat pagi ini bisa anda berikan kepada teman, pacar, sahabat, atau yang lain untuk sekedar ucapan met beraktifitas, ucapan selamat berhari libur, berakhir pekan, met apa aja dan sebagainya. Sepertinya anda lebih tau untuk menggunakannya dengan bijak.
< div class = " fullpost ">
sejuta aksara dalam misteri
terkuak perlahan
mengupas naif
menjanji rindu

selamat pagi, selamat beraktifitas

ketika fajar mengejar asa
bayangan malam kembali ke persembunyian

sang Iman berlari
mencari bayang

selamat bekerja
aku disini menyertai …

kemilau asa di ufuk timur
menjanjikan sejuta keinginan
semula titik langkah perlahan
menjadikan bumi semaian harapan

selamat pagi
semoga hari ini menjadi harimu

gerimis tersapu cahya mentari
menebar hangat dalam pelukan
demian cinta yang sederhana
tanpa pamrih mencintai dan dicintai

selamat beraktifitas …

tetes embun terakhir jatuh perlahan
seiring fajar menyapa dedaunan
dunia kecil bangun perlahan
menyambut asa hari ini

selamat pagi and thanks atas pertemanan ini

sambut senyuman mentari pagi
dengan hati gembira yang
penuh keceriaan dan diiringi
semangat menggapai cita-cita

selamat beraktifitas
semoga hari ini menyenangkan

sisa purnama tenggelam bayang malam
ketika pandangan itu tetap tersenyum
ufuk timur menjanjikan harapan
menebar rindu menuai damai

selamat pagi
selamat beraktifitas

bingar musik seolah menghibur
kehampaan hati masih ada
asa semu masih menggantung

selamat berakhir pekan
moga cinta dan cita bersamamu

ketika waktu lelah melangkah
menggapai asa yang hilang arah
sang pagi rebahkan diri
diam dalam kelam

selamat pagi
semoga harimu jauh lebih baik
seiring doaku

hampa hati luruh bersama malam
menepis angin
kala jemari menguak kelam
gemerlap bintang menjadi penuntun
jiwa yang tenang

gimana acara weekendnya ?

seiring mentari tebar senyuman
bias asa tersirat seraut wajah
rona merah sibak selaksa makna

selamat pagi
jangan malas kerja
moga hari ini kan jadi baik

sebuah permintaan tanpa
suatu alasan

seucap kata iya walau
membingungkan

semoga kabar itu datang
dengan cepat

semoga persahabatan
membuka jalan

senandung malam
seolah menghapus kelam
sinar bintang seakan mengiringi senyum

selamat berakhir pekan, sobat
kedamaian ada di hati yang menyelaminya

mentari pagi menyapa ramah
burung berkicau membuka hari

selamat pagi
selamat beraktifitas
moga hari ini lebih baik
dari kemarin

aku bersamamu
selalu

alunan nada
sebait kata
sepenggal kerinduan
hanyut dalam dekapan angin
semilir dingin dalam kesejukan

selamat pagi and
thank God today

sang waktu di persimpangan jalan,
galau tentukan arah,
ketika merpati sampaikan pesan,
bintang jatuh pancarkan terang

selamat makan siang …

embun pagi masih ada
bening penyejuk hati
mentari setia menemani
menggapai asa hari ini

met beraktifitas …

when the birds sing
the sun smiles and
the morning says hi ..
that’s when the day starts

Good Morning
may your day fill with happiness

and the rain stop,
the rainbow appears,
showing its beauty
covering the nite that will come soon.

Have a nice day …

maaf
kalau aku ternyata
menjadi beban bagi hidupmu

aku yang selalu merindukan dirimu

lantunan air hujan
mengiramakan kehangatan
akan perjumpaan sesaat
getar rindu seakan
membuai sukma

met pagi…

pelimbahan tak kunjung kering
gerimis masih merintik
sepenggal asa dalam lantunan nyanyian alam
semoga tak mengganggu aktifitas pagi ini…

nyanyian surgawi
kulantunkan melalui hujan
yang turun tanpa henti

semoga menjadi penghantar langkahmu hari ini…

Update: 30 Juni 2010

Senin, 28 Juni 2010

LIMA KEMAMPUAN INTI FASILITATOR

By Irhamuddin | At Senin, Juni 28, 2010 | Label : | 0 Comments
Lima kemampuan inti, adalah, pertama, koordinasi. Seorang fasilitator hendaknya memiliki kapasitas untuk membina hubungan yang harmonis dengan para pelaku/stakeholder lokal (aparat pemerintah, lembaga-lembaga lokal, tokoh-tokoh masyarakat, pemeduli, swasta/ dunia usaha, dan lain-lain), serta masyarakat dampingan.

Yaitu, bagaimana memperlakukan dan berinteraksi dengan mereka serta menempatkan mereka berdasar prinsip kesetaraan. Kemampuan ini diharapkan dapat mendorong partisipasi dan pengawasan dari semua pihak, sehingga pelaku di semua tingkatan memiliki pemahaman atau persepsi yang sama terhadap program PK, sehingga akan muncul dukungan dan semangat dalam merencanakan, menyusun, menjalankan, mengawasi kegiatan secara bersama-sama. "Program PK membutuhkan berbagai dukungan apapun". Tanpa itu, PNPM Mandiri mustahil dapat sukses dijalankan.
Kedua, mediasi. Maksudnya adalah kemampuan membantu menjembatani, menjadi perantara dan perpanjangan-tangan proyek/program PNPM Mandiri kepada masyarakat, agar dapat mengakses potensi-potensi dan sumber daya yang mendukung pengembangan dirinya. Misalnya, sektor swasta, perguruan tinggi, LSM, dan peluang pasar. Fasilitator diharapkan juga mampu memediasi berbagai kepentingan dan berperan sebagai orang yang dapat menengahi apabila terjadi perbedaan kepentingan di antara kelompok atau individu di masyarakat. Perlu diingat, fasilitator di sini bukan sebagai pengambil keputusan, melainkan hanya sebagai pengingat masyarakat agar konsisten terhadap berbagai kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya. Dalam arti lain, menyesuaikan berbagai kepentingan untuk mencapai tujuan bersama.
Ketiga, advokasi. Sering ditemui bahwa masyarakat jarang mengetahui/mengenal potensi dan kapasitasnya sendiri. Dalam hal ini fasilitator hendaknya mampu merangsang dan mendorong masyarakat untuk menemu-kenali potensi dan kapasitasnya sendiri. Oleh sebab itu, fasilitator sangat diperlukan untuk membantu masyarakat dengan memberikan berbagai alternatif strategi program PNPM Mandiri dan menyesuaikan berbagai kepentingan di masyarakat demi tercapainya tujuan bersama. Fasilitator juga harus selalu berpandangan positif dalam banyak hal, sehingga tidak mudah terjebak pada "pengambilan posisi" dalam setiap masalah secara sebagian dan hanya didasarkan pada kepentingan sesaat/jangka pendek saja. Hendaknya segala sesuatu dipandang secara utuh didasarkan pada tujuan yang jauh ke depan
Keempat, fasilitasi. Yang dimaksudkan adalah kemampuan yang mengandung pengertian membantu dan menguatkan masyarakat agar dapat dan mampu mengembangkan diri memenuhi kebutuhannya, sesuai dengan potensi yang dimiliki. Artinya, fasilitator harus mampu menyediakan dan siap dengan beragam informasi program (latar belakang, maksud dan tujuan, keluaran, prinsip dan nilai-nilai, visi/misi, sasaran, pendanaan, para pelaku/struktur organisasi, tahapan/siklus, pengendalian) termasuk pendukungnya, yang dalam hal ini adalah PNPM Mandiri. Karena program ini berbasis pemberdayaan masyarakat, maka fasilitator juga harus mampu menyampaikan materi yang dibutuhkan sesuai situasi, kondisi, toleransi, pandangan dan jangkauan, dengan bahasa yang mudah dicerna oleh masyarakat serta mudah diterapkan tahap demi tahap dalam mempelajarinya-di mana proses belajar masyarakat adalah mengenal, mengerti, memahami dan mampu meng-aplikasikan-serta memahami kemampuan/potensi diri dan atau pengetahuan/keterampilan baru dalam upaya penanggulangan kemiskinan.
Kelima, pelatihan/coaching. Yaitu, kemampuan mengelola dan melaksanakan coaching (sebagai pembekalan/penguatan) kepada para pelaku yang dimungkinkan terlibat dalam mendukung pelaksanaan program. Pelatihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh rangkaian kegiatanPNPM Mandiri. Pada setiap tahapan pelaksanaan akan terjadi proses transfer pengetahuan dan kemampuan antarpelaku program dan masyarakat, sehingga terjadi proses pembelajaran. Pendekatan coaching menggunakan pola pembelajaran andragogi (POD) dengan metode partisipatif dalam rangka meningkatkan pengetahuan, pemahaman, kemampuan dan kualitas para pelaku program serta masyarakat dampingan.
Berikutnya, yang tidak kalah penting dibandingkan kemampuan di atas adalah lima kemampuan pribadi. Pertama, kemampuan tampil di depan umum (sebagai narasumber). Kedua, kemampuan memimpin pertemuan (dalam rapat/musyawarah). Ketiga, kemampuan memecahkan masalah (terkait pengelolaan pengaduan masyarakat). Keempat, kemampuan berdisiplin diri.
Kelima, kemampuan administrasi/pengarsipan kegiatan (SIM/Pelaporan).
Kemampuan tersebut bisa rekan dapatkan melalui diskusi, simulasi dan belajar bersama, baik dalam tim fasilitator sendiri maupun dengan rekan tim fasilitator lainnya. Akan lebih mantap jika melakukan kunjungan-kunjungan antartim faskel guna melihat proses pelaksanaan sesungguhnya bagi rekan/tim faskel yang sedang berproses. Gunakan "ATM"-Analisis, Tiru dan Modifikasi-sesuai kebutuhan. Jangan lupa, diskusi dan simulasikan dulu di tingkat tim fasilitator, sebelum dilaksanakan ke masyarakat.
Sepuluh kemampuan tersebut di atas, menurut Saya, merupakan kemampuan yang sangat penting dan perlu rekan-rekan kuasai dalam menjalankan tugas ke-fasilitator-an. Untuk peningkatan pengetahuan dan kemampuannya, rekan-rekan dapat juga membuat Rencana Belajar Mandiri terhadap materi-materi dan kemampuan apa saja yang belum dipahami guna mendapatkan penguatan oleh rekan-rekan sejawat lain yang menguasai.
"Tugas Anda bukanlah untuk berhasil. Tugas Anda adalah mencoba. Karena, di dalam mencoba itulah Anda menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil!" (Mario Teguh)
"Kenyataan mengatakan bahwa tugas Anda yang terbesar, target-target Anda yang terbesar, bukanlah untuk mengungguli orang lain, namun untuk menggunakan kemampuan Anda dalam meningkatkan prestasi Anda sendiri" (Zig Ziglar)
"Orang yang berkarakter menemukan daya tarik khusus dalam kesulitan, karena hanya lewat kesulitan ia dapat menyadari potensi-potensinya" (Charles de Gaulle)
Jangan malu bertanya. Malu bukan tabu, apalagi malu-maluin. Lebih baik salah dalam belajar di hadapan rekan-rekan sendiri, daripada salah menyampaikan di hadapan masyarakat wilayah dampingan.
Harapan Saya, semoga rekan-rekan sukses, bisa seperti personil KOPASUS-Korps Pasukan Khusus (TNI AD)-yang memiliki tekad: "Di mana saja, kapan saja, situasi apapun, siap bertugas dan berhasil". Jangan KOFASUS-Korps Fasilitator Berkasus-dengan tekad: "Biarin aja, cuek aja, capek dech, emangnya gue pikirin".
Catatan Penulis: Artikel ini ditulis dengan referensi: 1. Modul Pelatihan P2KP & PNPM Mandiri, 2. Pengalaman di lapangan......
◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

DOWNLOADS


CHEK LIST LAPORAN BULANAN FK FT>> KLIK DISINI
BETON DAN PENGUJIAN SLAM>> KLIK DISINI
PERKIRAAN PENGGUNAAN DOK>> KLIK DISINI
SOP LAPORAN BULANAN FK FT DAN AFK>> KLIK DISINI
OUT LINE LAPORAN FK FT>> KLIK DISINI
DOKUMEN PENCAIRAN BKPG PERUBAHAN 2010>> KLIK DISINI
SOP PELAPORAN FASILITATOR PNPM TERBRU>> KLIK DISINI
PTO PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA (PPD)>> KLIK DISINI
BAHAN BACAAN MUSREMBANG KEC>> KLIK DISINI
BACAAN TAMBAHAN MUSREMBANG KEC.>> KLIK DISINI
SURAT DIRJEN PETUNJUK PNPM 2011>> KLIK DISINI
PETUNJUK PNPM 2011>> KLIK DISINI

PERTANYAAN DAN TANGGAPAN

Copyright © 2012. PNPM BKPG KAB ACEH BESAR - All Rights Reserved B-Seo Versi 4 by Blog Bamz